Keputusan Ahok Maju Melalui Parpol agar Peluang Menang Lebih Besar

Jurnal Goal - Gelaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta baru akan diselenggarakan tahun depan. Namun suhu politik ibu kota semakin panas seiring munculnya beberapa nama yang dijagokan bakal menjadi lawan kuat calon petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Sandiaga Uno, dan Rizal Ramli.

Ahok menyebut semua pasangan calon yang akan berlaga di Pilgub DKI, memiliki kesempatan dan peluang sama untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Pandangan itu diutarakan Ahok menanggapi kemungkinan memenangkan Pilgub DKI jika diusung PDIP.

"Semua calon kesempatannya sama. Begitu kita turun (pilih) ikut parpol, sudah sama (peluang menang). Beda ketika saya independen," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/8).

Ahok menilai, jika dia maju dari jalur independen bersama Teman Ahok, peluang menjadi gubernur DKI akan lebih sempit. Sebab pasti ada pihak-pihak yang ingin menjegalnya.

"Nah, begitu saya putusin ikut parpol, makanya ini nurunin posisi sama. Lapangan tandingnya sudah rata," kata Ahok.

Meski tidak bisa memastikan peluangnya diusung PDIP, mantan Bupati Belitung Timur ini hanya mengatakan bahwa tiga partai pendukungnya terus menjalin komunikasi yang baik dengan partai berlogo banteng moncong putih itu.

"Kamu tanya saja sama mereka (PDIP) dong. Kita hubungan baik-baik saja," ucapnya.

Sumber : HarianIndonesia24

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.