Rodrigo Duterte Presiden Filipina Akan Melarang Bisnis Judi Online Di Negaranya


Jurnal Bola | Presiden terpilih Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan akan melarang bisnis judi online di Filipina. Pelarangan ini akan menjadi salah satu prioritas utama program kerja Duterte. Duterte mengungkapkan hal ini pada hari pertamanya di kantor resmi kepresidenan Filipina.

“Judi online harus diberhentikan…itu sudah di luar kendali PAGCOR (Philippine Amusement and Gaming Corporation),” kata Duterte seperti Dilansir Jurnal Bola dari harian online Manila Buletin.

Duterte mengatakan sumpahnya untuk menghentikan perkembangan judi online di Filipina dan mengarahkan kepala PAGCOR, Andrea Domingo, untuk membatalkan izin yang diberikan kepada perjudian online dalam waktu dekat di seluruh wilayah Filipina.

Salah satu alasan Duterte ingin menghentikan bisnis Online Gaming adalah Pemerintah tidak dapat mengumpulkan pajak secara online. Bukan hanya pajak, Duterte juga mengungkapkan keprihatinan atas efek negatif yang muncul dari bermain judi.

Namun tidak disebutkan secara detail apakah Duterte akan melarang Online Gaming hanya untuk warga Filipina saja atau juga yang memiliki pasar di seluruh dunia. Kalau memang pelarangan ini berlaku untuk semua bisnis judi online, baik yang lokal maupun yang memiliki pasar internasional, maka Filipina harus berpikir keras mengganti pemasukan yang selama ini mengalir dari bisnis judi online. Efek domino pun akan terjadi mengingat bisnis ini menyerap banyak tenaga kerja.

Filipina merupakan salah satu dari sedikit Negara di dunia yang memiliki kebijakan untuk memberikan izin atas pelegalan perjudian termasuk secara online. Bisnis ini menjadi ladang pemasukan yang besar terutama dari pasar Asia.

Di Filipina bisnis judi, baik secara nyata maupun online gaming dikendalikan oleh badan yang bernama PAGCOR (Philippine Amusement and Gaming Corporation). Seluruh aturan termasuk batasan-batasan permainan dan pelaku judi diatur oleh PAGCOR.

Duterte merupakan presiden baru terpilih Filipina untuk masa jabatan 2016 - 2022 menggantikan Benigno Aquino III. Sebelum terpilih menjadi presiden, Duterte menjabat sebagai Walikota di Kota Davao di selatan Filipina.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.